Pakaian Tradisional Korea

Hanbok (한복) ~

안녕하세요 친구들, 오랜간 만이에요. 잘 지냈어요? 지금 난 한복이라고 한국  전통 옷에 대해서 이야기할거예요. Sekarang kita ngomongin Hanbok yuuuk…! ^__^

Teman-teman tentunya juga sudah banyak yang tau apa itu hanbok (한복). Ada yang masih blum tau hanbok (한복)??? *ngga percaya kalo masih ada yang blom tau 한복, asli maksa nih aku*

Oke, Hanbok (한복) adalah pakaian tradisioal masyarakat Korea. Tapi orang Korea utara meyebut pakaian tradisional Korea dengan Josôn Ot (조선 옷). Kenapa demikian? Di beberapa bacaan yang aku baca di internet menyebutkan alasannya adalah karena pakaian tradional Korea yang ada sekarang merupakan jenis pakaian tradisional yang berkembang pada zaman kerajaan Josôn (조선).

Jawaban di atas benar juga adanya tetapi itu bukan jawaban yang tepat. Ada alasan lain yang lebih politis lagi yang menyangkut hubungan kedua negara bersaudara tersebut, yaitu karena orang Korea Utara menyebut nama negara mereka dengan sebutan Josôn (조선). Mereka, negara Korea tidak menyebut Hanguk (한국), sebutan untuk Korea Selatan seperti yang selama ini banyak dikenal orang luar Korea yang lebih banyak mengenal Korea Selatan.
Jadi kalau orang Korea Selatan menyebut makanan korea dengan hanguk emsik (한국 음식), maka orang Korea Utara menyebut makanan Korea dengan josôn emsik (조선 음식). Kalau orang Korea Selatan menyebut orang korea dengan hanguk saram (한국 사람), maka orang Korea Uara menyebut orang Korea dengan sebutan josôn saram (조선 사람).

Dan kalau orang Korea Selatan menyebut negara Korea Utara dengan Buk hanguk (북 한국 ~ hanguk utara) maka orang Korea Utara menyebut negara Korea Selatan dengan sebutan Namjosôn (남조선 ~ Josôn Selatan). Begitulah keadaan dua negara bersaudara ini.

Oke, kita kembali topik wal tentang hanbok. Model hanbok yang tertutup ini sangat dipengaruhi oleh agama Confusu dan Budha yang dulu berkembang di Korea semenjak zaman tiga kerajaan (삼국~ samguk) yaitu Goguryô (고구려), Shilla (신라) dan Baekje (백제).

Pada zaman dulu, hanbok (한복) yang digunakan oleh masyarakat Korea berwarna gelap, karena yang banyak menggunakan hanbok berwarna hanyalah orang-orang keluarga kerajaan dan bangsawan saja. Tapi sekarang, siapa saja masyarakat Korea menggunakan hanbok yang bernawarna yang cerah, bahkan warna-warna yang mereka gunakan dalam satu stel pakaian cendrung saling bertabrakan. Tapi meskipun begitu tetap terlihat indah dan matching.


Yuk, ini dia bagian-bagian hanbok yang digunakan masyarakat Korea.

A.    Hanbok Wanita


Hanbok wanita terdiri dari :

1.    Jôgori (저고리)

Jôgori (저고리) adalah atasan hanbok yang panjangnya hanya menutupi dada saja. Jôgori (저고리) model ini berkembang di akhir kerajaan Josôn (조선). Karena pada pertengahan pemerintahan kerajaan Josôn (조선), jôgori (저고리) dibuat agak menggelembung dan panjangnya mencapai bawah pinggang.
Kerah (깃~git) jôgori (저고리) berbentuk huruf V yang dilapisi kain putih di bagian atasnya. Kain putih yang melapisi git (깃) ini disebut dengan donjông (돈정). Bagian dada jôgori diberi pita yang bagian yang panjangnya bisa mencapai paha yang disebut dengan gorem (고름). Bentuk lengan jôgori bagian bawah mulai dari bawah ketiak sampai pergelangan tangan yang melengkung disebut dengan baerae 배래.
Selain model jôgori (저고리) yang panjangnya hanya sampai dada, ada juga model jôgori (저고리) yang panjangnya menjuntai menututupi panggul. Model ini adalah model yang digunakan oleh wanita -wanita keluarga kerajaan seperti ratu, putri atau wanita bangsawan. Model ini disebut dengan dangeui atau dang-e (당의).



4.    Magoja (마고자)

Magoja (마고자) adalah bagian atasan yang bentuknya seperti jogori tetapi sedikit lebih panjang dari jogori. Magoja ini digunakan dibagian luar jogori yang berfungsi untuk menghangatkan tubuh pada saat udara dingin. Lehernya berbentuk V polos atau agak kotak dan lebih rendah dari leher jogori sehingga kerah jogori tetap terlihat. Magoja ini dipengaruhi oleh pakaian dari kerajaan mongol.

3.    Sokjôgori (속저고리)

Sokjôgori (속저고리) adalah jogori dalam yang dipakai sebelum  jôgori(저고리). Sokjogori (속저고리) ini tipis dan berwarna putih.


4.    Joki (조끼)

Joki (조끼) adalah bagian atasan hanbok yang tanpa lengan dan panjangnya mencapai pinggang atau disebut juga dengan rompi.
3.    Chima (치마)

Chima (치마) atau rok adalah bawahan hanbok yang bentuknya menggelembung. Panjangnya mulai dari dada sampai menutupi kaki. Pertanyaan yang sering muncul adalah “kenapa jôgori (저고리) pendek sekali, hanya sampai dada saja dan memperlihatkan chima (치마) menggelembung mulai dari bawah dada?”

Ternyata jawabannya sederhana sederhana, yaitu supaya tubuh kelihatan lebih tinggi karena faktor rok yang terlihat lebih panjang. Sesederhana itu ternyata.

Keuntungan bentuk Chima 치마 yang mengembang ini adalah membuat pemakainya mudah melakukan berbagai aktifitas harian. Apalagi ada kebiasaan orang Koea kalau duduk mengangkat sebelah kaki. Maksudnya, lutut dan tungkainya dalam posisi vertikal. Dan juga memudahkan mereka melakukan sembah pyebek (폐백) kepada orangtua saat hari raya atau pernikahan.

5.    Sokchima (속치마)

Sokchima (속치마) adalah adalah rok dalam wanita yang terdapat di dalam chima. Biasanya warnanya adalah putih. Pemakaian sokchima (속치마) ini juga yang membuat chima (치마) terlihat menjadi mekar dan menggelembung.

6.    Sokbaji (속바지)

Sokbaji (속바지) adalah celana dalam panjang yang dipakai wanita. Sama seperti sokchima (속치마), sokbaji (속바지) juga berwarna putih. Tujuan memakai sokbaji bagi wanita adalah supaya kaki mereka tidak terlihat.


7.    Jangot (장옷)

Jangot (장옷) adalah pakaian wanita yang bentuknya sekilas seperti jubah atau durumagi (두루마기). Tetapi fungsinya adalah sebagai penutup wajah kaum wanita karena pada zaman dulu wajah wanita Korea tidak boleh dilihat oleh kaum lelaki yang bukan keluarga (nggak muhrim, hehehe). Jadi ketika para wanita keluar rumah, mereka harus menudungkan jangot ini di kepala mereka.


8.    Aksesoris hanbok

Hanbok selalu dilengkapi dengan sesoris  seperti norige (노리개), ayam (아얌), môriti (머리띠),  binyô (비녀) untuk wanita yang sudah menikah, dan lain-lain.

Urutan pemakainan hanbok adalah
1. Sokbaji (속바지)
2.
Sokchima (속치마)
3.
Chima (치마)
4.
Sokjôgori (속저고리)
5.
Jôgori (저고리)
6.
Magoja (마고자) atau joki (조끼) atau durumagi (두루마기).
  7. Jangot (장옷).

B.    Hanbok Pria


1.    Jôgori (저고리)

Jôgori (저고리) pria sama seperti hanbok wanita. Bedanya adalah, jôgori (저고리) wanita panjangnya hanya sampai dada, sementara jogori pria panjangnya sampai pinggang.


2.    Durumagi (두루마기)

Durumagi (두루마기) adalah bagian terluar dari hanbok yang berfungsi sebagai jubah. Bentuknya seperti seperti jôgori (저고리) tetapi panjangnya mencapai bawah lutut. Tetapi ada juga bentuk durumagi (두루마기) yang tanpa lengan. Sebagai aksesorisnya, bagian dada diikat pita atau tali yang melingkar di dada.

Bagi kaum pria, durumagi (두루마기) adalah pakaian yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Tapi bagi kaum wanita durumagi (두루마기) lebih sering dipakai pada saat-saat tertentu saja seperti saat udara dingin.

4.    Magoja (마고자)

Hmmm, penjelasannya sama deh dengan magoja (마고자) wanita..:) Hanya saja mogoja (마고자) pria lebih panjang daripada magoja (마고자) wanita. Pajangnya sampai menutupi pinggul,


5.    Joki (조끼)

Sama lagi pembahasannya dengan joki (조끼) wanita.
3.    Baji (바지)

Baji (바지) pria berbeda dengan baji (바지) wanita yang merupakan bagian dari pakaian dalam. Baji (바지) pria termasuk pakaian luar yang terlihat mulai dari lutut sampai kebawah karena panjang durumagi yang sampai lutut.

Model baji dibuat longgor untuk memudahkan pemakainya melakukan berbagai aktifitas harian seperti berkuda, bertani, duduk di lantai dan pyebek (폐백).

Perkembangan Hanbok


Sekarang ini masyarakat Korea memang tidak lagi menggunakan hanbok dalam kehidupan sehari-hari. Orang Korea hanya menggunakan hanbok untuk acara-acara tertentu saja seperti pernikahan, hari raya chusok  (추석) ataupun sollal (설날), ulang tahun pertama anak (돌잔치). Dan modelnya pun kadang-kadang dibuat lebih simple.
Tapi khusus untuk chima, meskipun ia bagaian dari hanbok, tapi seiring berjalannya waktu, chima sendiri juga bisa merupakan bagian dari fashion. Saat ini chima bisa digunakan tanpa jogori. Jadi kira-kira seperti dress atau gaun tanpa lengan atau tanktop pada pakaian modern.


__________________________ END __________________________

Categories: Budaya Korea, Pakaian Tradisional Korea | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: